Popular Posts

Monday, March 02, 2009

Akan Selalu Ada Hari Esok Yang Cerah, Terang Benderang dan Penuh Warna

Selamat Pagiiii...

Bagaimana kabar pagi ini? Kayanya cukup panas yah, bagus deh..Cuaca yang bagus buat jalan2 pagi (???), cuaca yang bersahabat bagi ibu-ibu yang punya cucian (???) hehehehe...

Sebutuir telur rebus, setangkup roti tawar selai coklat, dan segelas jus kacang ijo baru aja masu dengan sukses ke kampung tengah gw, setelah melewati jalur panjang tenggorokan. Hmmm, nikmat dan kenyang. Kalau begini, baru deh bisa lancar memulai aktivitas hari ini.

Pagi ini; sambil tadi menghirup si Jus Kacang ijo, gw tercenung sendiri. Mencoba untuk lebih jujur ama diri sendiri, gw merefleksikan hidup gw beberapa bulan belakangan. Banyak banget yang udah berubah. Ga sekedar aktivitas keseharian, tapi juga cara gw memandang hidup dan prioritas gw juga berubah. banyak keputusan penting dalam hidup yang udah gw ambil dalam tempo 3 bulan ini. Dan kadang2 gw masih surprise melihat keberanian gw. Sekaligus curious dengan latar belakang alasan atau sejarah yang mencetuskan keputusan2 itu. Kadang2 gw menyesalinya, namun dalam banyak kesempatan, gw sadari bahwa gw menikmati setiap detiknya yang diberikan oleh keputusan tersebut. Memang ga semuanya sempurna, sering juga gw struggling dengan diri gw sendiri, mempertanyakan apa yang gw lakuin sekarang sudah tepat atau belum; memikirkan "what if i did it wrong?" atau "what if i did it differently, what would happening?", bertanya2 apa yang akan terjadi ama hidup gw ntar didepannya.

Tapi seiring dengan berjalannya waktu, gw berusaha menerima apa adanya, dan menjalani saja apa adanya. Apa yang sudah gw putuskan sendiri dengan matang harus gw pertanggungjawabkan dengan penuh dan mandiri. Tokh, akan selalu ada jalan lain lagi yang bisa gw tempuh didepan. Ga ada gunanya juga terus bergumul tentang yang sudah lalu. Memang kita tidak akan pernah bisa pasti dengan apa yanng terjadi besok. Bisa jadi mendung atau hujan. Bisa jadi juga badai. Tapi akan selalu ada juga hari esok yang cerah, terang benderang, dan penuh warna.

Jadi,...seiring dengan perspektif baru ini, gw menjalani hidup dengan jauuuuuuuuuuuh lebih leluasa, lebih nyaman dengan segala berkah yang gw terima sekarang ini, dan lebih bahagia. Maka, pagi akan selalu cerha buat gw....

Monday, December 22, 2008

Seperti Baru Kemarin

Seperti baru kemaren gw masuk ke dalam satu environment baru, kenapa hari ini sudah harus keluar berpindah dan merasakan yang seperti kemaren lagi?

Kadang kita bertanya-tanya dalam hati kenapa kita harus selalu memulai hal yang baru lagi, padahal baru kemarin hal itu kita lakukan. Kadang pengen marah saat mengulang-ulangnya namun tak tahu harus menolak bagaimana. Bingung bagaimana melakukannya lagi persis seperti kemarin. Bingung harus meninggalkan jejak bagus lagi seperti kemarin.

Hmmmmphh.....Seperti baru kemarin kita mengerjakan apa yang kita kerjakan hari ini. Seperti baru kemarin kita mengumbar banyak sennyum sebagai pertanda "hello" lalu hari ini harus mengulangnya lagi. Entah sudah berapa ratus kali kita menyebut nama kita kemarin, tapi hari ini harus diulang lagi.

Hmmmmph, seperti baru kemaren jadi anak baru...dan sekarang kita harus jadi anak baru lagi???

Thursday, December 04, 2008

Cari Yang Baru Aja

Cari yang baru aja,...kok susah
Ya susah sih pisahnYa
Secara udah lama gitu...
Too manY things to Let go...

Cari yang baru aja,...kok susah
Ya susah sih pisahnYa
Secara udah punYa banyak hal yang dibagi bersama
Too manY things to forget...

Cari yang baru aja,...kok susah
Ya susah sih pisahnYa
Secara agak-agak malas memulai lagi ama yang baru
Too manY things to restart

Cari yang baru aja,...kok susah
Ya ga susah siiih...
Cuma males nentuinnYa

Tuesday, December 02, 2008

Begitulah Manusia

Seperti tersambar petir di siang bolong
Aku kaget setengah mati
Nafs serasa terhenti di kerongkongan
Kepala serasa beku tersiram es maha dasyat
Telinga berdentam, bertalu bagai godam memekakkan
Darah menyusut begitu cepat, memucat tak berwarna

Aku kaget
Aku marah
Aku murka
Aku muak

Aku tak mengira manusia yang terbaik pun tak selalu baik seperti terlihatnya...

Thursday, November 27, 2008

Karena Aku Sayang Kamu

Pernahkah kamu bertanya kenapa?
Aku suka sekali berada didalam pelukanmu menjelang saat tidur tiba
Aku senang sekali menciumi wajahmu ketika kamu tertidur
Aku menikmati sekali kecupan selamat tidurmu di keningku

Atau bertanya mengapa?
Aku kesepian setiap kali kamu pergi keluar kota
Aku tidak menyukai saat-saat kamu harus bekerja di akhir minggu
Aku sebal saat kamu tidak bisa pulang bersamaku karena harus lembur
Aku sedih jika harus mengepak kopermu
Aku menantikan saat-saat kepulanganmu

Atau bertanya bagaimana?
Aku bisa tahu obat terbaik ketika kamu sakit
Aku bisa menduga apa isi pikiranmu
Aku mampu meramu makanan favoritmu tepat ketika kamu menginginkannya
Aku mampu memilihkan segala hal yang kamu butuhkan

Jawabnya hanya satu : karena aku sayang kamu

CINTA KEDUA

Kata orang, mencari cinta kedua tidaklah sesulit cinta pertama. Dia akan datang begitu saja tanpa diduga, tanpa dicari, bahkan terkadang tanpa diharapkan.

Pengalaman gw ga begitu. Mencari cinta kedua gw sama sulitnya dengan pencarian cinta pertama. Bahkan ketika sudah bertemu dengan cinta pertama pun gw masih harus memutuskan apakah akan menjadikannya bagian dari hidup gw atau ga; begitu juga dengan cinta kedua gw. Meski sudah punya beberapa pilihan, namun tetap saja masih ada beberapa pertimbangan yang harus gw pikirkan sebelum memilih yang terbaik buat gw.

Sulit memang memilihnya. Karena pilihan gw saat ini haruslah menjadi pilihan yang terakhir. Sebab setelahnya gw enggan mencari cinta yang lain. Ia haruslah menarik sehingga mengundang decak kagum. Ia harus gampang ditemui agar gw tidak kelelahan mencapainya. Ia harus memiliki ruang yang lapang di hatinya agar gw tidak sesak napas saat bersamanya. Dan yang terpenting ia harus bisa membuat gw nyaman.

Buat gw, mencari cinta kedua sama saja dengan menemukan cinta pertama. Sama sulitnya. Sama perjuangannya. Sama kekecewaannya. Dan nantinya akan sama kebahagiaannya. Maka, gw akan bersabar mencarinya. Meski waktu yang akan terlalui mungkin tidak akan pendek. Walau tenaga mungkin akan terkuras. Namun it’s all worthed asalkan gw bisa menemukan cinta kedua yang sama sempurnanya dengan cinta pertama gw.... Agar hidup gw bersama cinta pertama gw dan buah cinta kami kelak aman dan terlindungi di bawah lindungan sang cinta kedua..............

Tuesday, November 25, 2008

Another Color in mY Life

Selamat pagi.....Pagi ini lumayan panas yah, kyanya di luar sana cukup terik. Jadi ngebuat males kemana-mana, hehehe. Tapi ga apa, karena planning gw hari ini adalah menghabiskan waktu seharian di kantor, (lagi-lagi) membuat konsep untuk project baru. Hmmmm, any idea(s)?

Pagi ini gw minum black coffee...Perlu suntikan kafein niy untuk mempercepat kerja otak... So little time so many things to do...anyway, how's ur morning guys? Hope it's shine yah...

Semalam sebelum tidur gw iseng online YM ama seorang temen yang jauh merantau di negeri orang. Temen yang udah 5 tahun ini ga pernah bertemu muka lagi dengan gw. Perjumpaan kita hanya terjadi lewat dunia maya sebangsa FS, Fesbuk, dan YM. Itu pun belakangan ini udah jarang banget. Bukannya dia ga pernah pulang ke Indonesia. Atau gw yang ga mau nemuin dia. Tapi emang ga pernah barengan aja klo pas kita pulang kampung ke Pekanbaru sana. Ya maklumlah, musimnya kan beda-beda, hehehehe....

Ga ada yang berubah dari dia, menurutnya. Yaa, klo dilihat2 dari foto2nya siiy emang ga ada yang berubah. Wajahnya tetap sendu dan menenangkan seperti biasanya. Rambutnya tetap dibiarkan kelimis seperti yang udah-udah. Cara berpakaiannya pun masih seperti sedia kala. yang berubah hanya raut yang bertambah dewasa, porsi tubuh yang semakin gemuk, dan (mungkin) tabungannya yang semakin menggendut, hahahahahaha....

Tapi bukan itu yang bikin gw kaget. Yang ngebuat gw ngerasa aneh adalah kalimat pertamanya ketika "manggil" gw.... "Emang loe udah married, Rin?" "Huh????" Bingung donk gw...Ini anak kemana ajaaa. Perasaan gw udh ngabar2in deh ke dia dan temen2 gw lainnya yang terdaftar di phonebook HP gw...Belakangan juga gw udh mosting foto2 pernikahan gw di FS dan Fesbuk. Kok dia malah nanya balik. Sekarang pula...
"Ya udah lah...emang loe ga tahu? Kan gw udh ngabarin via SMS"
"Gw ga terima buk...emang kapan loe marriednya siy?"
"Emang ga ngeliat FS gw? Gw udh married dari April kaleee...."
"Gw udh ga update lama tuh situs. So busy around here rin. Maklum lah kuli. Dah lama juga ya. Gw telat banget dong"
"Yeeeee, emang telat banget!!!! Hehehehehe. Eh, emang nyokap ga ngasih tahu? Kan diundang juga nyokap loe?"
"Enggak....Lupa kali. Atau kasihan ama gw"
"Kasihan kenapa? karena keduluan gw married? Hehehehehehe"
"Karena loe married ama orang lain.........."
""Huh???? Maksudnya?"
"I have a crush on you, Rin. I just didn't realize it I think."
.........................
"You're kidding rite? Hehehehe"
"I'm not babe... Gw beneran suka ma loe. Salah gw siy ga pernah bilang, abis gw tahu loe jalan udh lama ama cowok loe itu. Tapi gw ga nyangka loe serius"
........................
"Speechless niy gw....loe ga serius kan Pak?"
"I'm not... I'm really too late yah. If only I was 9 months earlier"
"Ga mungkin juga kaleee Pak, secara gw udh dilamar dari 2007. I engaged to mY husband since January 2007. Besides, I consider you purely as a friend. I have nothing more....Loe ga serius kan? We've been friends ever since we're babies, hehehehe"
"Kenapa siy loe slalu bilang gw ga serius? Gw serius suka ma loe. Honestly, malah gw lagi planning pulang ke Indo buat ngomonginnya ama loe. tadiannya gw justru mo ngajakin loe married"
..........................
.........................
"Rin, loe marah yah?"
"Enggak"
"Kenapa loe ga ngomong apa2?? "
"I have nothing to say Pak. You're my friend and will always be. I love mY husband very much and so does him. gw akan nganggep loe ga pernah ngomong apa2 ke gw, Dit"
"I know...I can see your happiness from ur photos. Gw tahu harusnya gw ga usah bilang ke loe, Rin. Cuma gw pengen lega aja."
"I respect u as my friend, Pak. I hope you do the same"
.......................


Ckckckckckck...gw rasanya kaya kesamber petir. Aneh aja gitu...temen yang selama ini gw anggep temen biasa, tiba2 bicara hal yang berbeda. Temen yang ga pernah gw temuin dalam 5 tahun terakhir pula.

Sungguh ajaib melihat bagaimana kehidupan mempermainkan kita. Gw terfikir....setelah obrolan itu gw dapat tidur dengan nyenyak, nyaman berada dalam pelukan suami gw. Tapi temen gw itu? Gw ga tahu pasti deh. Bisa jadi dia juga bisa tidur lelap. Atau bisa juga ga. tapi gw salut dengan keberaniannya dia. Setelah harapannya pupus (cailaaaaaaah....), dia masih siap mempertaruhkan pertemannya dengan gw dengan mengungkapkan isi hatinya dengan gamblang seperti itu. Mungkin kalau gw adalah orang lain, gw akan marah2 atau kesel sendiri karena temen yang ga supportif dan cenderung egois seperti itu. Namun gw malah merasa basa aja.

Gw ngerasa sah2 aja kita memiliki perasaan terhadap siapapun, meski itu temen sendiri atau istri/suami orang. Itu normal. Yang ga normal adalah memaksakan perasaan itu atau bahkan memiliki hubungan itu. Nah, dalam kondisi gw, karena dia ga memaksakan hatinya ke gw dan gw juga ga punya perasaan apa2 ke dia, ya udah lalui aja...gw akan mengganggapnya hanya sebagai satu warna lain dalam kehidupan gw. Bagaimanapun dia temen gw. Gw ga akan menyalahkan dia karena punya perasaan ke gw. Tapi gw juga berharap dia bisa cepet memulihkan dirinya dan menata hatinya.

For you friend... (I know one day u will read this)..... Live ur life to the fullest. Loe udh jadi orang sukses kok, buktinya loe udh keluar dari cangkang sampe berani merantau ke negara yang jauh gitu bertahun-tahun. You'll find somenone else to love; just like I do found the love of mY life. You're my friend and will always be....